Tangan yang sekarang mendorongku menjauh sewaktu pernah menarikku ke rengkuhmu. Ingat, kah?
Kaki yang berlari pergi dulu beberapa kali tertatih mengerjarku. Ingat, kah?
Perut yang terasa mual setiap melihatku pernah tergelitik kupu-kupu setiap mendengar namaku. Ingat kah?
Dada yang panas setiap teringat aku pernah kau pinjamkam untukku bersandar. Ingat, kah?
